DAILYSATU- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya memprediksi puncak arus mudik mulai terjadi pada H-3, H-2, dan H-1. Untuk itu, Kapolri meminta berbagai pihak terkait untuk berisiap menghadapi puncak arus mudik.
"Puncak arus mudik itu di tanggal H-3, H-2 dan H-1 lebaran, maka yang pertama di pelabuhan ASDP sudah mempersiapkan kontinjensi plan diantaranya adalah pengelolaan sepeda motor," kata Tito kepada wartawan di Merak, Banten, Senin (11/6).
Selain Kapolri, peninjauan arus mudik lebaran di kawasan pelabuhan Merak juga dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Rombongan tersebut melakukan pemantauan dari udara dan darat.
Tito mengatakan, hasil dari pantauan menandakan bahwa arus mudik di penyeberangan Pelabuhan Merak - Pelabuhan Bakauheni relatif lancar. Namun ia meminta semua pihak tetap siaga, mengingat jumlah penumpang yang menyeberang baru 30 persen.
“Dari udara saya pantau, baik area pintu Tol Pulomerak maupun tollgate Pelabuhan Merak arus lalu lintas relatif lancar. Tapi data dari ASDP menyatakan, jika jumlah pemudik yang menyeberang dibandingkan data tahun lalu baru 30 persen. Artinya, masih ada 60 persen pemudik yang belum menyeberang,” katanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar