DAILYSATU- Zinedine Zidane mengakui partai melawan tuan rumah Real Betis sebagai pertandingan yang gila. Namun dia juga menyukai pertandingan seperti ini.
Dalam laga di Stadion Benito Villamarin Minggu (18/2) atau Senin dini hari WIB, pasukan Zidane sempat tertinggal 1-2 pada babak pertama. Namun pada babak kedua Madrid bangkit dan melesakkan empat gol tambahan.
Marco Asensio mencetak gol pertamanya malam itu dengan menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-11. Real Betis kemudian bangkit dan membalas lewat dua gol yang dilesakkan Aissa Mandi pada menit ke-33 dan bunuh diri Nacho Fernandez 37. Tim asuhan Quique Setien ini unggul 2-1 pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, Sergio Ramos menyamakan skor pada menit ke-50. Asensio membawa timnya kembali memimpin pada menit ke-59. Gol kedua yang dicetak pemain bernomor 20 inilah yang merupakan gol Real Madrid yang ke-6.000 sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di La Liga.
Cristiano Ronaldo juga kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-65. Ini merupakan gol kedelapan yang dicetak pemain asal Portugal ini di La Liga tahun ini yang sekaligus membawanya menjadi pemain terproduktif sepanjang 2018 di kompetisi elite Spanyol ini.
Sergio Leon sempat membuat skor kembali ketat menjadi 3-4. Namun gol Karim Benzema di pengujung laga membuat tim tamu dengan selisih keunggulan dua gol. Madrid pun pulang dengan mengemas 6.002 gol sekaligus menghasilkan tiga poin.
Madrid, yang menundukkan Paris Saint Germain 3-1 di ajang Liga Champions pertengahan pekan lalu, kini mengoleksi 23 gol dalam lima pertandingan terakhir mereka di La Liga.
Meski timnya masih bermasalah di lini belakang serta Marcelo mengalami cedera hamstring, Zidane lebih berkonsentrasi kepada potensi serangan timnya.
“Pertandingan ini sedikit gila namun saya suka,” kata Zidane kepada wartawan. “Betis tampil fantastis dan bermain sangat bagus,” papar pelatih berkebangsaan Prancis ini.
“Mereka mengendalikan 30 menit terakhir babak pertama. Saya tidak fokus pada tiga gol ke gawang kami, saya fokus pada lima gol yang kami cetak,” ungkapnya.
“Kami memulai dengan bagus dengan mencetak gol lebih dulu. Namun kami kemudian sedikit terlena dan saya tak suka kalau kami terlena,” papar pelatih yang menggantikan Rafael Benitez ini.
“Pada babak kedua kami menekan, terus berlari dan dengan kualitas yang kami miliki dan bermain seperti pada babak kedua maka kami selalu membuat lawan kesulitan,” imbuhnya.
“Ini menunjukkan kami memiliki karakter. Kami pikir bisa mengubah permainan dan kami memang mengubahnya,” kata Zidane lagi.
Asensio tampil cemerlang dan golnya yang kedua membawa Madrid menorehkan 6.000 gol di La Liga. Lucas Vazquez juga membuat dua umpan yang menghasilkan gol.
Kedua pemain ini diturunkan sementara Isco dan Luka Modric diistirahatkan. Sementara Toni Kroos absen karena cedera.
“Asensio dan Lucas memang pantas mendapatkan kesempatan lebih banyak,” kata Zidane. “Saat tampil, mereka harus melakukan 'pekerjaan kotor'. Mereka melakukannya dengan disiplin tinggi,” katanya.
“Melawan tim yang bisa merusak lawan dengan kualitas pemain sayap yang dimiliki, kehadiran keduanya (Asensio dan Lucas) sangat penting,” ungkap Zidane.
Kemenangan di Stadion Benito Villamarin ini belum banyak mengubah posisi Madrid di klasemen. Mereka masih tercecer di urutan keempat dengan 45 poin. Los Blancos tertinggal satu poin oleh penghuni urutan ketiga Valencia. Sementara dengan penghuni urutan teratas Barcelona, pasukan Zinedine Zidane jauh tertinggal, 12 poin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar